Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

LITERASI SEKOLAH

Senin, 22 Mei 2017

Perpustakaan itu ngak boleh sepi lho ya,karena sekarang ini baik dinas pendidikan maupun keperpustakaan kota telah bekerjasama untuk membangun gerakan literasi baik disekolah maupun di masyarakat. Gerakan literasi disekolah bisa berupa 15 menit membaca buku sebelum kegiatan belajar mengajar. Seperti siswa kls 2 SD Juara Yogyakarta yang pagi tadi berkunjung keperpus sd juara yk. siswa kelas 2 ini tidak hanya sekedar membaca buku lho,tapi juga mencatat nama pengarang buku dan hikmah yang dapat diambil dari buku yang telah dibaca.




Perpus Juara Adakan Peminjaman Buku Fiksi Selama Libur Semester

Rabu, 14 Desember 2016


Yogyakarta, 15 Desember 2016, "Apakah kalian sudah punya rencana untuk mengisi liburan sekolah? atau masih bingung ? kalau sahabat perpus juara masih bingung dan tidak punya rencana liburan, kami tim perpus juara menawarkan pinjam buku selama liburan. Kalian boleh meminjam buku perpus juara sebanyak 3 buku katagori fiksi. Nah sahabat perpus membaca buku bisa menjadi alternatif liburan yang patut di coba, selain mengasyikan membaca buku juga membuat sahabat perpus memiliki banyak wawasan". 
itu adalah petikan kata-kata yang dibuat oleh pengelola perpustakaan ibu lilis dewi prastyawati. Pada liburan semester ini perpustakaan SD Juara Jogja membuka program baru yaitu pinjam buku selama libur semester, dan program ini pun memiliki respon yang luar biasa dari siswa/i SD Juara Jogja karena banyak siswa yang berminat mengikuti program ini, peminjaman di buka hanya hari kamis tangal 15 desember sampai hari jumat tanggal 16 desember 2016. Hingga siang ini buku yang di pinjam siswa telah mencapai 100 buku.

Pengolahan Bahan Pustaka

Rabu, 19 Oktober 2016


Pengolahan bahan pustaka diawali sejak koleksi buku di terima di perpustakaan sampai dengan penempatan di rak atau di tempat tertentu yang telah disediakan. Pengolahan bahan pustaka ini adalah merupakan salah satu tugas inti untuk pengelola perpustakaan. Bahan pustaka ini harus di olah dengan baik agar proses temu kembali informasi nantinya berjalan lancar dan mewujudkan tertib administrasi.

Berikut ada 4 kegiatan pokok pengelolaan bahan pustaka versi Pengelola Perpustakaan SD Juara Yogyakarta :
1. Inventarisasi bahan pustaka
Inventarisasi adalah kegiatan pencatatan kembali bahan pustaka yang telah menjadi milik perpustakaan yang meliputi pemeriksaan, pengelompokan, pengecapan, dan pencatatan.

                                       
                                  Pengecapan buku di Perpus SD Juara Yogyakarta
                                          pengelompokan (berdasarkan subyek yg sama misal buku cerita)

2. Klasifikasi bahan pustaka
klasifikasi adalah pemisahan/ pengelompokan bahan pustaka/ buku agar mudah untuk dilakukan penataan yang didasarkan atas dua hal yaitu klasifikasi fisik dan klasifikasi isi bahan pustaka.
   
                                            klasifikasi fisik ( ukuran dan tebal)
                                         pengelompokan berdasarkan isi buku(komik dgn komik, cerpen dgn cerpen, sejarah dgn sejarah)


3. Penyampulan Buku
Menyampul buku merupakan hal yang sangat menyenangkan. Sebenarnya menyampul buku bukanlah kewajiban ataupun keharusan dalam pengelolaan bahan pustaka namun kami menjadikan penyampulan buku menjadi salah satu kegiatan pokok pengolahan bahan pustaka dikarenakan penyampulan buku dilakukan agar tampak rapi dan terlindungi dari kerusakan.


4. Shelving/ Penjajaran Koleksi di Rak Buku
Kegiatan ini merupakan langkah terakhir dari proses pengelolaan dan tujuannya agar koleksi dapat ditemukan dengan mudah oleh pengunjung maupun peminjam buku.
                                        contoh shelving SD Juara Yogyakarta


artikel ini merujuk pada pedoman pengelolaan perpustakaan sekolah tingkat dasar oleh kantor arsip dan perpustakaan daerah kota yogyakarta dan telah di

Gerakan Literasi Sekolah SD Juara Yogyakarta

Selasa, 11 Oktober 2016

Yogyakarta (2016/10/11), Literasi adalah kemampuan menulis dan membaca yang berujung pada penciptaann karya. Literasi sangat penting bagi siswa karena keterampilan dalam literasi berpengaruh terhadap keberhasilan belajar mereka dan kehidupannya. Keterampilan literasi yang baik akan membantu siswa dalam memahami teks lisan, tulisan maupun gambar/visual. Karena itulah di sekolah- sekolah perlu memiliki program literasi. Program literasi ini dapat berupa : membaca mandiri, membaca bersama, membaca terbimbing, menulis diary (menuliskan aktifitas yang telah dilakukan pada hari sebelumnya), bercerita bergiliran. Pada dasarnya program - program ini memiliki tujuan untuk menumbuhkembangkan budi pekerti siswa. 

Saat ini di SD Juara Yogyakarta  melakukan program literasi membaca mandiri yaitu siswa memilih bacaannya sendiri di perpustakaan, di baca dan kemudian siswa menulis isi dari buku yang telah dibaca. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman siswa dalam membaca. Ada juga kelas yang menerapkan membaca terbimbing yaitu guru membacakan buku cerita singkat dan siswa mengikutinya, kemudian guru memberikan beberapa pertanyaan terkait buku yang dibaca, dan ini di terapkan pada kelas satu karena kelas satu masih ada beberapa yang belum bisa membaca. Sedangkan kegiatan menulisnya siswa kelas 1 pernah menulis surat untuk ibu/ayah. Kegiatan ini sangat bermakna dan memberikan kesan kuat kepada siswa.




Instalasi SLIMS Sendiri Itu Menyenangkan

Kamis, 22 September 2016



Beberapa bulan yang lalu komputer perpustakaan kami sempat mengalami berbagai permasalahan, dari yang ngehang sampai eror dan akhirnya harus diinstal ulang sampai dua kali, dan ketika diintal ulang terjadilah kebingungan pada pengelola perpustakaan karena data program ada di komputer tersebut. Kami pun akhirnya memback up data program slim dan mengundang mas teguh sebagai master slims perpustakaan untuk mensetting ulang slims. Kemudian hal buruk pun terjadi kembali dimana komputer yang telah berhasil diinstal ulang menjadi eror tidak dapat booting dan pada akhirnya pun instal ulang kembali dan data perpustakaan tidak dapat terback up. Subhanallah, ujian apa ini..

Komputer pun kami instal ulang dan ketika ingin menginstal ulang pogram slim kami kebingungan karena kami tidak tahu bagaimana caranya menginstal slim dan pada akhiry kami mengundang kembali mas teguh. Namun ternyata mas teguh tidak dapat ke sekolahan dalam waktu dekat dikarenakan banyaknya agenda yang padat dan kami pun sampai mengelus dada” cobaan apa ini”...Beberapa bulan berlalu sedangkan siswa semakin banyak yang meminjam dan kami pun kerepotan, tidak hanya kerepotan tapi juga banyak buku yang hilang. Dalam kurun waktu tiga bulan sudah ada 82 buku yang hilang. Hal ini yang membuat kami bingung hingga kemudian  pengelola perpustakaan yang tidak tahu sistem perpustakan pun akhirnya belajar otodidak lewat artikel di goegle dan video di youtube..Pada awalnya programnya membingungkan hingga kami pun sampai menginstal slim 5 kali namun akhirnya kami berhasil.

Kami telah berhasil menginstal slim 7 cendana,akan tetapi ternyata menginstal slim itu blm seberapa karena kami harus mensetting dan mengutak atik beberapa hal yang ada di senayan library sistem termasuk OPAC serta membership/kartu peminjaman buku, dan yang menurut kami paling sulit adalah ketika harus megutak atik membershipnya merubah tanda tangan, logo, stempel, peraturan, bahkan bagroundnya. Berbekal dari artikel di goegle serta panduan – panduan tentang penginstalan slim di youtube akhirnya kami mendapatkan kembali senayan library system dan membership dengan tampilan yang berbeda. Alhamdulillah...



Perpus Juara Yogyakarta Dukung Penuh Kegiatan 15 Menit Membaca Sebelum KBM

Rabu, 03 Agustus 2016

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan (saat ini telah diberhentikan) mewajibkan para siswa untuk membaca buku minimal 15 menit sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah setiap hari. Kegiatan ini diharapkan bisa menumbuh kembangkan potensi utuh para siswa. Terutama, pada kemampuan siswa melalui kegiatan membaca buku tersebut. Dengan begitu, budaya membaca di Indonesia bisa berkembang yang penerapannya diserahkan sepenuhnya ke pada kepala sekolah masing-masing sekolah.

Begitu juga dengan SD Juara Yogyakarta, kepala sekolah SD Juara Yogyakarta Bu Budi Hadiastuti,S.Pd menerapkan budaya membaca ini sebelum dimulainya pembelajaran dimana guru dan perpustakaan saling bekerjasama dan diharapkan dengan adanya hal ini kemampuan serta pengetahuan siswa semakin bertambah luas, terutama berkaitan dengan akhlak siswa. Untuk mendukung kegiatan tersebut perpus Juara Yogyakarta menyediakan buku bacaan setiap paginya untuk para siswa dan siswa pun datang meminjam namun untuk beberapa kelas wali kelaslah yang meminjam dan membawanya ke kelas. dengan adanya kegiatan ini alhamdulilah setiap hari perpustakaan ramai dikunjungi siswa untuk membaca dan meminjam...


                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     

RAHMA SISWI KELAS 4 YANG GEMAR MEMBACA BUKU

Rabu, 15 Juni 2016




Nama siswa ini Nurlatifah Rahmania N Husna. Biasanya teman-teman sekolahnya memangilnya dengan sebutan Rahma. Rahma menjadi istimewa karena siswi ini juga rajin meminjam buku perpustakaan. Siswi kelas 4 ini memiliki hobby membaca buku. Yappp..hobbynya sama seperti pengelola perpustakaan.Hehehe
Setiap hari Rahma selalu membaca buku di Perpustakaan dan meminjam buku perpustakaan, yang lebih wah lagi, kata abinya Rahma ketika naik motor sempat –sempatnya sambil membaca buku dan waktu liburan pun Rahma lebih suka ke Perpustakaan membaca buku. Buku yang paling disukai Rahma yaitu buku cerita dan komik (pastinya buku cerita dan komik yang mendidik). Meskipun masih SD, Rahma sudah bisa memilah buku yang layak maupun yang tidak layak untuk dibaca anak-anak.
Begitulah cerita singkat mengenai Rahma siswi SD Juara yang gemar membaca buku.


 
ini foto Rahma, jangan salah ya Rahma itu yang di sebelah kanan yg lagi mencari ide.hehe